Sunday, October 16, 2016

Pelukan Akan Menambah Kasih Sayang Suami Isteri

Pelukan Akan Menambah Kasih Sayang Suami Isteri

Untuk mengikat kasih sayang suami isteri seorang penceramah menganjurkan agar suami-isteri sebelum pergi kerja dan pulang kerja hendaklah memberikan pelukan.

Seorg peserta wanita bertanya, "Berapa lama harus pelukannya, pak ?"

"Lebih lama akan bertambah kasih sayang" jawab penceramah.

"Saya peluk suami saya satu jam saat mau pergi kerja dan satu jam saat pulang kerja," kata wanita tersebut.

" Woww....lama bener pelukkannya....? " tanya penceramah.

Wanita itu menjawab,

"Saya dan suami setiap hari pergi dan pulang kerja naik motorrr Pak........!!! Ha ha ha. 

Friday, March 25, 2016

Periksa di RS Panti Rapih dengan BPJS

Catatan proses periksa di RS Panti Rapih menggunakan BPJS. 

Persiapan:
1. Kamis,  24 Maret 2016 periksa ke GMC sekaligus mendapatkan surat rujukan.
2. Sore harinya telpon ke bagian pendaftaran pasien RS Panti Rapih.  Dipersiapkan nomor rekam medis yang tertera pada kartu pasien. Dapat jatah periksa Sabtu, 26 Maret jam 08-10.
Perlu diperhatikan bahwa jadwal praktik dokter  untuk yang BPJS berbeda (lebih sedikit)  dibandingkan dengan dokter praktik biasa (non-bpjs). Dapat antrian nomor 13 poliklinik penyakit dalam.

Pemeriksaan:
1. Sabtu, 26 Maret 2016, Jam 7.45 datang ke Rumah Sakit,  langsung ke bagian pendaftaran  menunjukkan kartu pasien dan bilang sdh mendaftar per telepon di poliklinik penyakit dalam no 13. Dari sini pasien mendapatkan antrian ke poliklinik.
2. Dilanjutkan antri ke bagian BPJS,  gedung sebelah utara (pintu lengkung).  Kartu antrian poliklinik kmd discan untuk mendapatkan kartu antrian layanan bpjs. Sy mendapatkan antrian 2098.  Sy lihat msh ada sekitar 100 an antrian di depan saya.  Pengantri cukup banyak,  ada yg utk rawat inap ataupun rawat jalan. Untungnya petugas ada 4 loket sehingga cukup cepat juga layanannya.  Sy mendapatkan layanan sekitar jam 09.15.  Lumayan juga antri layanan bpjs,  sekitar 55 menit.  Disini diperlukan dokumen: kartu bpjs/askes dan fotokopi,  kartu Ktp dan fotokopi,  kartu antrian poliklinik,  dan kartu antrian bpjs.  Dari loket proses sekitar 2 menit,  kmd menuju poliklinik. 
3. Periksa di poliklinik tidak ada bedanya dgn pasien lain,  kebetulan antri tidak terlalu banyak hanya menunggu sekitar 15 menit.  Dari poliklinik menuju instalasi farmasi di lantai 1 RS Panti Rapih.
4. Antrian cukup panjang dan agak lama.  Sy mendapatkan nomor antrian 8034.  Sy lihat antrian seri 8xxx baru sampai 8007. Sy menunggu di instalasi farmasi mulai jam 09.45. Sampai note ini ditulis jam 10.10 baru sampai antrian 8011.

Semoga bermanfaat.

Monday, March 30, 2015

Kebijaksanaan Falsafah Jawa

Nasehat leluhur tentang jalan menuju kehidupan yang berkualitas ala Jawa.

Thursday, March 19, 2015

IBU ADALAH SEKOLAH UTAMA: TERGANTUNG BAGAIMANA KEPALA SEKOLAHNYA.

Keluarga Bahagia [sumber: http://lilianyoscar.com/]
Oleh: Bendri  Jaisyurrahman

Untuk kali ini, ijinkan saya bicara kepada ayah dari hati ke hati. 

Dalam konteks pengasuhan, sekolah pertama bagi anak adalah Ibu. Ibu adalah sekolah pertama dan terbaik bagi anak, karena secara psikologis: Ibu memberikan rasa nyaman bagi anak agar betah berlama-lama di dekatnya, menjadi tempat utk curhat dan diskusi tentang banyak hal terutama menanamkan nilai-nilai agar anak menjadi tangguh menghadapi tantangan kehidupan.

Sulit bagi Ibu untuk fokus mendidik anak dan membuat mereka nyaman secara psikologis jika ia tidak mendapat dukungan, apalagi jika hanyut dalam perasaannya sendiri dan mudah stress. Ibu yang stress akan mudah emosi dan kurang sabar menghadapi anak-anak. Inilah gejala awal munculnya 'mother distrust' di mana anak jadi tidak betah di rumah dan merasa bahwa Ibu adalah sosok yang tidak mengenakkan.

Semua fungsi dan tugas Ibu sebagai guru pertama dan utama akan dapat dipenuhi jika peran sebagai kepala sekolah yang dipikul Ayah berjalan maksimal. Mother distrust muncul lagi-lagi karena peran ayah sebagai kepala sekolah hilang atau sangat kurang. Ayahlah yg seharusnya berpikir untuk membuat anak menjadi betah bersama ibunya, dalam hal ini: apakah kebutuhan psikologis Ibu. Ibu akan bisa memberikan rasa nyaman kepada keluarga jika ruang batinnya nyaman. Dan Ayah-lah yang berkewajiban menyamankan ruang batin Ibu. Ada ruang dan waktu bagi Ibu untuk mencurahkan isi hatinya, misalnya tidak hanya dibebani oleh pusingnya kenaikan harga-harga di luar.

Menurut penelitian,  perempuan (makhluk berkromosom XX) yang jiwanya sehat butuh mengeluarkan 20 ribu kata per hari.  Ibu yang jarang diajak ngobrol santai oleh suaminya, maka bahasa tubuh dan nada bicaranya tidak mengenakkan. Menyusui anak akan resah, tak sabar dengan kelakuan anak, bahkan cenderung menjadikan anak sebagai sasaran pelimpahan emosi yang tidak semestinya.  Jadi, endapan permasalahan dengan sang ayah dimanifestasikan dalam bentuk amarah yang tidak jelas kepada anak-anak.

Terkadang, ada Ibu yang tetap sabar kepada anak-anaknya meskipun Ayah tak memberi ruang bagi jiwanya tapi manifestasi ekstrimnya dalam bentuk penyakit fisik yang sulit sembuh. Maka tugas wajib ayah adalah memberikan ruang, waktu dan suasana setiap hari bagi Ibu untuk bicara sebagai upaya utk selalu menyehatkan jiwanya, mendengar keluh kesahnya. Rangkul Ibu untuk marah dan menangis kepada Ayah saja agar sehat jiwanya, agar Ibu bisa selalu memberikan bunga cinta untuk anak-anaknya.

Ibu yang sehat jiwanya dapat menjalankan tugasnya sebagai sekolah terbaik bagi putra-putri nya.  Ia bisa tahan berjam-jam mendengar keluhan anak-anaknya. Ia mudah memaafkan anaknya. Ia menjadi sekolah yang baik untuk menanamkan nilai-nilai mulia dan hal ini harus didukung oleh ayah yang memperhatikan batinnya, disamping kesehatan fisiknya. Ibu harus sehat luar dalam.
Ayah yang hebat, berawal dari suami yg hebat, yang mengerti jiwa dan kebutuhan pasangan. Singkatnya, bahagiakan pasangan kita, karena ia adalah sekolah utama bagi anak-anak kita.

Tuesday, February 17, 2015

Tak Ada Orang Tidak Kompeten

Tidak Ada Orang yang Tidak Memiliki Kompetensi

Dari kisah nyata seorang guru.Di suatu sekolah dasar, ada seorang guru yang selalu tulus mengajar dan selalu berusaha dengan  sungguh-sungguh membuat suasana kelas yang baik untuk murid-muridnya.

Ketika guru itu menjadi wali kelas 5, seorang anak–salah satu murid di kelasnya– selalu berpakaian kotor dan acak-acakan. Anak ini malas, sering terlambat dan selalu mengantuk di kelas. Ketika semua murid yang lain mengacungkan tangan untuk menjawab kuis atau mengeluarkan pendapat, anak ini tak pernah sekalipun mengacungkan tangannya.

Guru itu mencoba berusaha, tapi ternyata tak pernah bisa menyukai anak ini. Dan entah sejak kapan, guru itu pun menjadi benci dan antipati terhadap anak ini. Di raport tengah semester, guru itu pun menulis apa adanya mengenai keburukan anak ini.

Suatu hari, tanpa disengaja, guru itu melihat catatan raport anak ini pada saat kelas 1. Di sana tertulis “Ceria, menyukai teman-temannya, ramah, bisa mengikuti pelajaran dengan baik, masa depannya penuh harapan,”

“..Ini pasti salah, ini pasti catatan raport anak lain….,” pikir guru itu sambil melanjutkan melihat catatan berikutnya raport anak ini.

Di catatan raport kelas 2 tertulis, “Kadang-kadang terlambat karena harus merawat ibunya yang sakit-sakitan,”

Di kelas 3 semester awal, “Sakit ibunya nampaknya semakin parah, mungkin terlalu letih merawat, jadi sering mengantuk di kelas,”

Di kelas 3 semester akhir, “Ibunya meninggal, anak ini sangat sedih terpukul dan kehilangan harapan,”

Di catatan raport kelas 4 tertulis, “Ayahnya seperti kehilangan semangat hidup, kadang-kadang melakukan tindakan kekerasan kepada anak ini,”

Terhentak guru itu oleh rasa pilu yang tiba-tiba menyesakkan dada. Dan tanpa disadari diapun meneteskan air mata, dia mencap memberi label anak ini sebagai pemalas, padahal si anak tengah berjuang bertahan dari nestapa yang begitu dalam…
Terbukalah mata dan hati guru itu. Selesai jam sekolah, guru itu menyapa si anak:
“Bu guru kerja sampai sore di sekolah, kamu juga bagaimana kalau belajar mengejar ketinggalan, kalau ada yang gak ngerti nanti Ibu ajarin,”

Untuk pertama kalinya si anak memberikan senyum di wajahnya.

Sejak saat itu, si anak belajar dengan sungguh-sungguh,
prepare dan review dia lakukan dibangkunya di kelasnya.

Guru itu merasakan kebahagian yang tak terkira ketika si anak untuk pertama kalinya mengacungkan tanganya di kelas. Kepercayaan diri si anak kini mulai tumbuh lagi.

Di Kelas 6, guru itu tidak menjadi wali kelas si anak.

Ketika kelulusan tiba, guru itu mendapat selembar kartu dari si anak, di sana tertulis. “Bu guru baik sekali seperti Bunda, Bu guru adalah guru terbaik yang pernah aku temui.”

Enam tahun kemudian, kembali guru itu mendapat sebuah kartu pos dari si anak. Di sana tertulis, “Besok hari kelulusan SMA, Saya sangat bahagia mendapat wali kelas seperti Bu Guru waktu kelas 5 SD. Karena Bu Guru lah, saya bisa kembali belajar dan bersyukur saya mendapat beasiswa sekarang untuk melanjutkan sekolah ke kedokteran.”

Sepuluh tahun berlalu, kembali guru itu mendapatkan sebuah kartu. Di sana tertulis, “Saya menjadi dokter yang mengerti rasa syukur dan mengerti rasa sakit. Saya mengerti rasa syukur karena bertemu dengan Ibu guru dan saya mengerti rasa sakit karena saya pernah dipukul ayah,”

Kartu pos itu diakhiri dengan kalimat, “Saya selalu ingat Ibu guru saya waktu kelas 5. Bu guru seperti dikirim Tuhan untuk menyelamatkan saya ketika saya sedang jatuh waktu itu. Saya sekarang sudah dewasa dan bersyukur bisa sampai menjadi seorang dokter. Tetapi guru terbaik saya adalah guru wali kelas ketika saya kelas 5 SD.”

Setahun kemudian, kartu pos yang datang adalah surat undangan, di sana tertulis satu baris,

“mohon duduk di kursi Bunda di pernikahan saya,”

Guru pun tak kuasa menahan tangis haru dan bahagia.

Monday, February 16, 2015

Falsafah Luhur Jawa

12 Falsafah hidup Jawa Membangun Kedamaian Hidup

1. URIP IKU URUP
[Hidup itu nyala, hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita]

2. MEMAYU HAYUNING BAWONO, AMBRASTA DUR HANGKORO
[Harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak]

3. SURA DIRA JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
[Segala sifat keras
hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar]

4. NGLURUK TANPO BOLO, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BONDHO
[Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan/ mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/kekuatan/kekayaan/ keturunan, Kaya tanpa didasari hal2 yg bersifat materi]

5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
[Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu]

6. OJO GUMUNAN, OJO GETUNAN, OJO KAGETAN, OJO ALEMAN
[Jangan mudah terheran-heran, Jangan mudah menyesal, Jangan mudah terkejut dgn sesuatu, Jangan kolokan atau manja]

7. OJO KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
[Janganlah terobsesi atau terkungkung dengan kedudukan, materi dan kepuasan duniawi]

8. OJO KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA
[Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka]

9. OJO MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDHO
[Jangan tergiur oleh hal2 yg tampak mewah, cantik, indah dan jangan berfikir gamang/plin-plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat]

10. OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNO
[Jangan sok kuasa, sok besar/kaya, sok sakti].

11. ALANG ALANG DUDU ALING ALING , MARGINING KAUTAMAN.
[Persoalan persoalan dlm kehidupan bukan penghambat , jalannya kesempurnaan].

12. SOPO WERUH ING PANUJU sasat SUGIH PAGER WESI.
[Dalam kehidupan siapa yg punya cita2 luhur, jalannya seakan tertuntun].

Thursday, November 27, 2014

Manfaat Air Putih dan Waktu Terbaik Meminumnya

"MANFAAT AIR PUTIH & WAKTU TERBAIK MEMINUMNYA"

Air putih memiliki peranan yang sangat penting, salah satunya sebagai penetralisir racun yang mengendap pada tubuh kita.

Tahukah Anda, ternyata ada waktu yang paling tepat minum air putih agar badan tetap fit dan fresh.

Minum air putih akan sangat bermanfaat pada waktu-waktu berikut:

1. Setelah Bangun Tidur:

Minumlah setidaknya 2 gelas air putih saat baru bangun dari tidur, karena pada waktu ini bermanfaat untuk membantu agar organ-organ tubuh internal lebih aktif mengeluarkan sisa-sisa metabolisme.

2. 30 Menit Sebelum Makan:

Minumlah segelas air putih pada waktu ini karena dapat bermanfaat membantu pencernaan & ginjal bekerja lebih optimal.

3. 20-30 menit Setelah makan:

Segelas air putih 20-30 menit setelah makan akan memperlancar proses pencernaan makanan. Jika anda setelah makan ingin minum air putih cukup satu sampai dua teguk dulu sebagai penghilang rasa haus.

4. Sebelum Mandi:

Minumlah segelas air putih karena bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.

5. Sebelum Tidur:

Minumlah segelas air putih pada waktu ini karena sangat bermanfaat untuk menghindari stroke atau serangan jantung.

Semoga bermanfaat, berusaha agar selalu sehat dan pjg umur.